You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Tegal Yoso
Desa Tegal Yoso

Kec. Purbolinggo, Kab. Lampung Timur, Provinsi Lampung

• Selamat Datang di Website Resmi Desa Tegal Yoso • Masyarakat Desa Tegal Yoso Menuju Cakap Digital • Desa Tegal Yoso Canangkan "Go Publick 2023" [...]

Sejarah Desa - Asal-Usul Desa Tegal Yoso

Super Admin 05 Desember 2021 Dibaca 1.774 Kali
Sejarah Desa - Asal-Usul Desa Tegal Yoso

ASAL-USUL DESA TEGAL YOSO

Desa Tegal Yoso berdiri pada Tahun 1953 berasal dari transmigrasi umum yang didatangkan dari Pulau Jawa yang mayoritas dari Jawa Tengah dan Jawa Barat, dengan daerah asal: Kebumen , Solo, Karang Anyar, Sumedang, dan Ciparay, serta ada beberepa KK dari Yogyakarta dan Jawa Timur.

Nama Tegal Yoso untuk pertama kalinya dipopulerkan oleh Camat Purbolinggo Niti Suwarso pada Tahun 1953. Tegal Yoso terdiri dari dua suku kata  yakni Tegal dan Yoso.

Kata Tegal Yoso, menurut Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas diartikan :

Tegal adalah sebuah kata dari bahasa Jawa yang arti harfiahnya adalah: ladang / tanah yang luas serta rata / huma;

Yasa = Yoso adalah cikal bakal; membuat sendiri; membangun sendiri;

Yasa atau Yoso dalam bahasa jawa berarti “membuat sendiri”, atau “membangun sendiri” (bukan membeli).

Dengan demikian, istilah tersebut mencakup tiga pengertian sekaligus yang tidak bisa dipisahkan, yaitu pengertian “berkarya” (membuka hutan), “benar-benar menduduki tanah itu” dan “hak bagi orang yang bersangkutan untuk menggunakannya”.

Dengan kata lain, hak seseorang atas tanah ini berasal fakta bahwa dialah, atau nenek moyangnya, yang semula membuka tanah tersebut.

Tegal Yoso = Tanah Yasa artinya Tanah yang diperoleh berkat usaha sendiri membuka lahan atau “tanah liar” untuk dijadikan tanah garapan / pemukiman.

Pada awal berdirinya  Desa Tegal Yoso terbagi menjadi 5 Dusun atau Kewilayahan, dan saat ini telah berkembang menjadi 6 Dusun yaitu:

  • Dusun I       disebut juga        ( Kerajan )
  • Dusun II      disebut juga        ( Sumedang )
  • Dusun III     disebut juga        ( Ciparay )
  • Dusun IV     disebut juga        ( Kebumen )
  • Dusun V      disebut juga        ( Solo )
  • Dusun VI     disebut juga        ( Karang Anyar )

Untuk membantu tugas pokok dan fungsi Kepala Dusun, dibantu oleh 24 RT dan 10 RW

 

Berikut nama-nama Kepala Kampung/Desa dari Tahun 1953 sd 2021

No Tahun Jabatan Nama
1
  1953 - 1956
  Kepala Kampung   Sayuti
2
  1956 - 1961
  Kepala Desa
  Ukmira
3
  1962
  PJs. Kepala Desa
  Jumakir
4
  1963 - 1979
  Kepala Desa
  Jumakir
5
  1982 - 1989
  Kepala Desa
  Drs. Ahmad Ridho
6
  1989
  PJs. Kepala Desa
  Japar
7
  1990 - 1999
  Kepala Desa
  Rasidi
8
  1999 - 2000
  PJs. Kepala Desa
  Sri Handoyo
9
  2000 - 2005
  Kepala Desa
  Oto S.
10
  2007 - 2013
  Kepala Desa
  Muhroni
11
  2014 - 2019
  Kepala Desa
  Mohamad Yani
12
  2019 - 2025
  Kepala Desa
  Mohamad Yani

Update data terbaru 2021  - tegalyoso.id

KANTOR DESA TEAGAL YOSO DIBANGUN PADA TAHUN 2017

 

 

 

#smartvillagelampung  #mulaidaridesa  #NataDesaOfficial  #GalyosoGandos   

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2022 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 654.805.470,00 Rp 1.788.922.250,00
36.6%
Belanja
Rp 664.999.246,00 Rp 1.799.346.461,00
36.96%
Pembiayaan
Rp 10.401.000,00 Rp 10.401.000,00
100%
Rp 23.211,00 Rp 23.211,00
100%

APBDes 2022 Pendapatan

Dana Desa
Rp 319.128.400,00 Rp 939.571.000,00
33.97%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 13.329.104,00 Rp 38.266.000,00
34.83%
Alokasi Dana Desa
Rp 322.347.966,00 Rp 811.019.250,00
39.75%
Bunga Bank
Rp 0,00 Rp 66.000,00
0%

APBDes 2022 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 340.549.246,00 Rp 855.090.161,00
39.83%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 64.245.000,00 Rp 267.451.300,00
24.02%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan
Rp 43.600.000,00 Rp 167.250.000,00
26.07%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat
Rp 122.105.000,00 Rp 123.905.000,00
98.55%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 94.500.000,00 Rp 385.650.000,00
24.5%