rss_feed

Desa Tegal Yoso

Jln. Jendral Sudirman Komplek Perkantoran Desa Dusun 1 Desa Tegal Yoso
Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung
Kode Pos 34192

call 082111114006| mail_outline info@tegalyoso.id

  • MOHAMAD YANI

    Kepala Desa

    Belum Rekam Kehadiran
  • EKSAS YULIANTO

    Sekretaris Desa

    Belum Rekam Kehadiran
  • UMI KHOIRIYAH

    KAUR KEUANGAN

    Belum Rekam Kehadiran
  • SUKAMTO

    Kaur Perencanaan

    Belum Rekam Kehadiran
  • TOTO HARIYANTO

    Kaur Umum

    Belum Rekam Kehadiran
  • SOLIHIN

    Kasi Pelayanan

    Belum Rekam Kehadiran
  • SURADI

    Kasi Kesra

    Belum Rekam Kehadiran
  • AGUS SOGIRI

    Kasi Pemerintahan

    Belum Rekam Kehadiran
  • NANA SUPENA

    Kepala Dusun I

    Belum Rekam Kehadiran
  • YUSTINA

    Kepala Dusun II

    Belum Rekam Kehadiran
  • AHLAN SUHERMAN

    Kpala Dusun III

    Belum Rekam Kehadiran
  • ARIS MUNANDAR

    Kepala Dusun IV

    Belum Rekam Kehadiran
  • SARBINI

    Kepala Dusun V

    Belum Rekam Kehadiran
  • ARIYANTO

    Kepala Dusun VI

    Belum Rekam Kehadiran

settings Pengaturan Layar

• Selamat Datang di Website Resmi Desa Tegal Yoso • Masyarakat Desa Tegal Yoso Menuju Cakap Digital • Lindungi diri dan Keluarga dengan Vaksin Covid-19. ( jangan lupa tetap memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan Batasi mobilitas) [...]
fingerprint
Program Smart Village Gagal Fokus…?

23 Jul 2022 16:11:58 749 Kali

tegalyoso.id - Pada era globalisasi dan digital saat ini yang dikenal dengan era 4.0, pelayanan informasi yang cepat, tepat, akurat dan murah sangat diperlukan. Karena masyarakat sekarang haus informasi, di mana ruang dan waktu bukanlah penghalang untuk mendapatkan segala informasi yang dibutuhkan, mencakup kebutuhan informasi global berbagai hal.

Sasaran Smart Village adalah penerapan konsep desa cerdas dengan pemanfaatan teknologi dan komunikasi untuk mewujudkan pelayanan masyarakat yang lebih baik. Meningkatkan partisipasi masyarakat dan pemerintahan dalam memanfaatkan data aplikasi sebagai sarana peningkatan kualitas kesehatan, pendidikan, ekonomi, budaya, kearifan lokal dan segala hal yang menyentuh kehidupan masyarakat.  

Kepala Dinas PMDT Provinsi Lampung (Dr.Zaidirina.M.Si) menjelaskan, Konsep Smart Village dibangun atas prinsip bottom up. Berbasis data basse yang dimulai dari desa.

Sedangkan Ketua Team Official Smart Village Provinsi Lampung (Dafit Kurniawan), memberikan statement yang mengejutkan, bahwa desa-desa masih banyak yang gagal fokus dalam memaknai Smart Vilage.

“Smart Village itu hanya penamaan, apa aja bisa diciptain namanya. Di daerah-daerah lain juga sudah ada program serupa dengan penamaan yang berbeda”. Kata Davit.

Lebih lanjut Ketua Team Official Smart Village Provinsi Lampung menjelaskan, bahwa tujuan Smart Village yang sesungguhnya adalah sesuai dengan namanya, smart itu cerdas village itu desa. Smart Village seharusnya menjadi awal dari masuknya manusia ke era peradaban dan ekonomi digital tahap lanjut.

Terbentuknya mekanisme dan standar pelayanan, termasuk pola hubungan antar stakeholder, mekanisme integrasi layanan publik dan data, mengintegrasikan pelayanan dan data (informasi) untuk men-drive semua akses online. Tujuannya adalah untuk membantu memperingan melakukan analisator, integrator, evaluator, serta menyelaraskan IT Governance dengan bisnis proses di desa.

Dengan kata lain program smart village, berfungsi untuk mengawal keberlanjutan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang telah diinisiasi oleh Pemerintah Desa.

“Nah gagal fokus dan gagal fahamnya desa-desa tuh disini” Tegas Davit Kurniawan.

“Banyak desa yang menterjemahkan smart village itu adalah alat, smart village adalah proyek, smart village adalah aplikasi dan sebagainya…” Lanjutnya.

“Dan saat ini Pemerintah Desa masih fokus pada pembangunan talut dan lainnya, itu tidak salah sih, tapi kalau kita memperhatikan perubahan apa pada hari ini yang paling radikal dikehidupan orang, ya tiada lain yaitu digitalisasi, itu tidak bisa ditolak ga bisa dibendung… nah kalo itu sudah merangsak sampai ke desa dan kita tidak siap, dalam mengelola, mengamankan, memprotek berbagai sumber daya yang ada di desa, itu akan lebih jauh mengerikan lagi gitu….”.  Pungkas Davit Kurniawan.

Smart Village seharusnya mampu mengubah wajah desa menjadi lebih menarik, pelayanan masyarakat lebih mudah, kebutuhan dasar masyarakat semakin terpenuhi dan pendapatan asli desa semakin meningkat. […]

-----------------------------

#smartvillage  #smartvillagelampung  #kemendespdtt

chat
Kirim Komentar

Untuk artikel ini

person
stay_current_portrait
mail
chat

reorder Video

account_circle Aparatur Desa

assessment Statistik Pengunjung

Hari ini:487
Kemarin:700
Total Pengunjung:190.032
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:44.201.68.86
Browser:Tidak ditemukan
TRANSPARANSI ANGGARAN
Sumber Data : Siskeudes
insert_chart
APBDes 2022 Pelaksanaan

Realisasi | Anggaran

PENDAPATAN
Rp. 654,805,470 | Rp. 1,788,922,250
36.6 %
BELANJA
Rp. 664,999,246 | Rp. 1,799,346,461
36.96 %
PEMBIAYAAN
Rp. 10,401,000 | Rp. 10,401,000
100 %

Rp. 23,211 | Rp. 23,211
100 %
insert_chart
APBDes 2022 Pendapatan

Realisasi | Anggaran

Dana Desa
Rp. 319,128,400 | Rp. 939,571,000
33.97 %
Bagi Hasil Pajak dan Retribusi
Rp. 13,329,104 | Rp. 38,266,000
34.83 %
Alokasi Dana Desa
Rp. 322,347,966 | Rp. 811,019,250
39.75 %
Bunga Bank
Rp. 0 | Rp. 66,000
0 %
insert_chart
APBDes 2022 Pembelanjaan

Realisasi | Anggaran

BIDANG PENYELENGGARAN PEMERINTAHAN DESA
Rp. 340,549,246 | Rp. 855,090,161
39.83 %
BIDANG PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DESA
Rp. 64,245,000 | Rp. 267,451,300
24.02 %
BIDANG PEMBINAAN KEMASYARAKATAN
Rp. 43,600,000 | Rp. 167,250,000
26.07 %
BIDANG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Rp. 122,105,000 | Rp. 123,905,000
98.55 %
BIDANG PENANGGULANGAN BENCANA, DARURAT DAN MENDESAK DESA
Rp. 94,500,000 | Rp. 385,650,000
24.5 %