rss_feed

Desa Tegal Yoso

Jln. Jendral Sudirman Komplek Perkantoran Desa Dusun 1 Desa Tegal Yoso
Kecamatan Purbolinggo Kabupaten Lampung Timur Provinsi Lampung
Kode Pos 34192

call 082111114006| mail_outline info@tegalyoso.id

  • MOHAMAD YANI

    Kepala Desa

    Belum Rekam Kehadiran
  • EKSAS YULIANTO

    Sekretaris Desa

    Belum Rekam Kehadiran
  • UMI KHOIRIYAH

    KAUR KEUANGAN

    Belum Rekam Kehadiran
  • SUKAMTO

    Kaur Perencanaan

    Belum Rekam Kehadiran
  • TOTO HARIYANTO

    Kaur Umum

    Belum Rekam Kehadiran
  • SOLIHIN

    Kasi Pelayanan

    Belum Rekam Kehadiran
  • SURADI

    Kasi Kesra

    Belum Rekam Kehadiran
  • AGUS SOGIRI

    Kasi Pemerintahan

    Belum Rekam Kehadiran
  • NANA SUPENA

    Kepala Dusun I

    Belum Rekam Kehadiran
  • YUSTINA

    Kepala Dusun II

    Belum Rekam Kehadiran
  • AHLAN SUHERMAN

    Kpala Dusun III

    Belum Rekam Kehadiran
  • ARIS MUNANDAR

    Kepala Dusun IV

    Belum Rekam Kehadiran
  • SARBINI

    Kepala Dusun V

    Belum Rekam Kehadiran
  • ARIYANTO

    Kepala Dusun VI

    Belum Rekam Kehadiran

settings Pengaturan Layar

• Selamat Datang di Website Resmi Desa Tegal Yoso • Masyarakat Desa Tegal Yoso Menuju Cakap Digital • Lindungi diri dan Keluarga dengan Vaksin Covid-19. ( jangan lupa tetap memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan Batasi mobilitas) [...]
fingerprint
Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Apa pentingnya ?

29 Ags 2022 16:50:32 877 Kali

tegalyoso.id -

Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik atau disingkat SPBE, adalah penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk memberikan layanan kepada Pengguna SPBE.

Landasan hukumnya adalah Peraturan Presiden No. 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.

SPBE ditujukan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya. Tata kelola dan manajemen sistem pemerintahan berbasis elektronik secara Nasional juga diperlukan untuk meningkatkan keterpaduan dan efisiensi sistem pemerintahan berbasis elektronik.

Revolusi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memberikan peluang bagi pemerintah untuk melakukan inovasi pembangunan aparatur negara melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) atau E-Government, yaitu penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan TIK untuk memberikan layanan kepada instansi pemerintah, aparatur sipil negara, pelaku bisnis, masyarakat dan pihak-pihak lainnya.

SPBE memberi peluang untuk mendorong dan mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang terbuka, partisipatif, inovatif, dan akuntabel, meningkatkan kolaborasi antar instansi pemerintah dalam melaksanakan urusan dan tugas pemerintahan untuk mencapai tujuan bersama, meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan publik kepada masyarakat luas, dan menekan tingkat penyalahgunaan kewenangan dalam bentuk kolusi, korupsi, dan nepotisme melalui penerapan sistem pengawasan dan pengaduan masyarakat berbasis elektronik.

VISI SPBE

Visi SPBE adalah "Terwujudnya sistem pemerintahan berbasis elektronik yang terpadu dan menyeluruh untuk mencapai birokrasi dan pelayanan publik yang berkinerja tinggi". Visi tersebut menjadi acuan dalam mewujudkan pelaksanaan SPBE yang terpadu di Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah untuk menghasilkan birokrasi pemerintah yang integratif, dinamis,
transparan, dan inovatif, serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang terpadu, efektif, responsif, dan adaptif.

MISI SPBE

Untuk mencapai visi SPBE, misi SPBE adalah:

  1. Melakukan penataan dan penguatan organisasi dan tata kelola sistem pemerintahan berbasis elektronik yang terpadu;
  2. Mengembangkan pelayanan publik berbasis elektronik yang terpadu, menyeluruh, dan menjangkau masyarakat luas;
  3. Membangun fondasi teknologi informasi dan komunikasi yang terintegrasi, aman, dan andal;
  4. Membangun SDM yang kompeten dan inovatif berbasis teknologi informasi dan komunikasi.

TUJUAN SPBE

Berdasarkan visi dan misi SPBE, tujuan SPBE adalah:

  1. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
  2. Mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya; dan
  3. Mewujudkan sistem pemerintahan berbasis elektronik yang terpadu.

SASARAN SPBE

Berdasarkan visi, misi, dan tujuan SPBE, sasaran SPBE adalah:

  1. Terwujudnya tata kelola dan manajemen SPBE yang efektif dan efisien;
  2. Terwujudnya layanan SPBE yang terpadu dan berorientasi kepada pengguna;
  3. Terselenggaranya infrastruktur SPBE yang terintegrasi; dan
  4. Meningkatnya kapasitas SDM SPBE.

KONDISI YANG DIINGINKAN

SPBE merupakan upaya berkesinambungan dalam pembangunan aparatur negara untuk mewujudkan bangsa yang berdaya saing. Pada akhir tahun 2025 diharapkan pemerintah sudah berhasil mencapai keterpaduan SPBE baik di dalam dan antar Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah, dan keterhubungan SPBE antara Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah. Dengan SPBE yang terpadu, diharapkan akan menciptakan proses bisnis pemerintahan yang terintegrasi antara Instansi Pusat dan Pemerintah Daerah sehingga akan membentuk satu kesatuan pemerintahan yang utuh dan menyeluruh serta menghasilkan birokrasi pemerintahan dan pelayanan publik yang berkinerja tinggi.

BAGAIMANA DENGAN PEMERINTAHAN DESA?

Menurut Undang-undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa, desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, dan/atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan NKRI.

Artinya desa dalah bagian dari Pemerintahan. Maka mau tidak mau Pemerintahan Desa harus turut andil dalam perkembangan revolusi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya sesuai dengan kewewenangan desa. […]

-----------------------------------------------

#SartVillage  #SPBE  #KemendesPDTT

 

 

Perpres tentang SPBE

4.89 MB
cloud_download Unduh
chat
Kirim Komentar

Untuk artikel ini

person
stay_current_portrait
mail
chat

reorder Video

account_circle Aparatur Desa

assessment Statistik Pengunjung

Hari ini:489
Kemarin:700
Total Pengunjung:190.034
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:44.201.68.86
Browser:Tidak ditemukan
TRANSPARANSI ANGGARAN
Sumber Data : Siskeudes
insert_chart
APBDes 2022 Pelaksanaan

Realisasi | Anggaran

PENDAPATAN
Rp. 654,805,470 | Rp. 1,788,922,250
36.6 %
BELANJA
Rp. 664,999,246 | Rp. 1,799,346,461
36.96 %
PEMBIAYAAN
Rp. 10,401,000 | Rp. 10,401,000
100 %

Rp. 23,211 | Rp. 23,211
100 %
insert_chart
APBDes 2022 Pendapatan

Realisasi | Anggaran

Dana Desa
Rp. 319,128,400 | Rp. 939,571,000
33.97 %
Bagi Hasil Pajak dan Retribusi
Rp. 13,329,104 | Rp. 38,266,000
34.83 %
Alokasi Dana Desa
Rp. 322,347,966 | Rp. 811,019,250
39.75 %
Bunga Bank
Rp. 0 | Rp. 66,000
0 %
insert_chart
APBDes 2022 Pembelanjaan

Realisasi | Anggaran

BIDANG PENYELENGGARAN PEMERINTAHAN DESA
Rp. 340,549,246 | Rp. 855,090,161
39.83 %
BIDANG PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DESA
Rp. 64,245,000 | Rp. 267,451,300
24.02 %
BIDANG PEMBINAAN KEMASYARAKATAN
Rp. 43,600,000 | Rp. 167,250,000
26.07 %
BIDANG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Rp. 122,105,000 | Rp. 123,905,000
98.55 %
BIDANG PENANGGULANGAN BENCANA, DARURAT DAN MENDESAK DESA
Rp. 94,500,000 | Rp. 385,650,000
24.5 %